Sobat Obor, Pemilihan pemimpin adalah salah satu tahap penting dalam sebuah organisasi atau negara. Pemimpin yang baik dapat memberikan arah, inspirasi, dan pengaruh positif bagi mereka yang dipimpinnya. Namun, bagaimana kita menentukan siapa yang pantas menjadi pemimpin? Apa saja kriteria yang harus dipertimbangkan dalam memilih pemimpin yang baik? Pemimpin bukan sekadar figur yang berada di puncak hierarki, tetapi juga agen perubahan yang bertanggung jawab membawa kemajuan. Pemimpin yang tepat dapat menciptakan stabilitas, mendorong inovasi, dan memperkuat kepercayaan masyarakat. Sebaliknya, pemimpin yang salah dapat menghambat pertumbuhan, menimbulkan konflik, dan merugikan kemajuan bersama. Kisah Alkitab saat ini, menceritakan upaya Yosafat untuk memilih hakim-hakim yang akan mengadili dengan benar. Kebenaran dalam menjalankan tugas ini dipahami bukan untuk manusia, melainkan untuk Tuhan, yang turut bersama mereka dalam menjatuhkan putusan.
Ketika kita menyadari bahwa Pemimpin kita adalah Tuhan, maka standar kerja kita bukan lagi “asal jadi” atau “asal atasan senang”. Kita akan memberikan yang terbaik karena kita tahu bahwa Tuhan sedang melihat kualitas hati dan kejujuran kita. Bekerja untuk Tuhan berarti kita tidak akan mengambil jalan pintas yang tidak jujur, kita tidak akan bersungut-sungut, dan kita akan tetap produktif meskipun tidak ada yang mengawasi. Motivasi kita bukan lagi sekadar upah di dunia, melainkan sukacita karena telah melayani Sang Pencipta. Pada umumnya manusia melakukan sesuatu untuk dirinya sendiri. Jika sesuatu cocok atau sesuai dengan keinginannya, akan langsung dilakukan. Namun, jika sesuatu tidak sesuai dengan keinginannya, mungkin hal itu akan ditolak, atau dilakukan dengan setengah hati.
Sobat obor, benarkah bahwa hidup yang kita jalani sampai saat ini hanya untuk hormat dan kemuliaan bagi Allah Bapa? Benarkah bahwa pelayanan yang kita lakukan itu kita tujukan kepada Allah, agar Dia semakin besar dan nama-Nya semakin ditinggikan? Kiranya apapun yang kita lakukan dalam totalitas kehidupan kita, lakukanlah semuanya itu semata-mata hanya untuk hormat dan kemuliaan bagi Allah. Amin (BFP)