PROFIL SOBAT OBOR
Hidup tidak selamanya membuatku merasa baik, tapi di dalam Yesus selalu ada harapan yang membuatku merasa baik dalam segala hal.” Itulah motto hidup dari seorang penatua Pemuda Eklesia Nathalie Binsyobi Rumbarar. Terinspirasi dari Firman Tuhan Filipi 4:13, "Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.
Menurut Wanita kelahiran Biak, 25 Desember 1993 ini, bahwa menjadi pemuda adalah hal yang tidak bisa diulang, sehingga dirinya sangat bersyukur karena dalam masa mudanya saat ini dirinya bisa melakukan banyak hal.
“Banyak yang bisa saya pelajari dan saya pribadi menikmati setiap apapun yang saya lakukan saat ini, apalagi diberi kesempatan untuk ada dalam pelayanan pemuda GMIM walaupun tidak mudah dengan segala tantangan yang ada, namun saya sangat bersyukur dan bangga untuk setiap hal yang Tuhan percayakan kepada saya saat ini,” ucap Ketua KPPJ GMIM Yarden Dendengan Dalam Manado.
Dengan rekam jejak pelayanan di Pemuda GMIM, mulai dari Anggota Kelompok Kerja Jaringan Doa Pemuda Kota, Misi dan Oikumene Periode 2018-2021, hingga saat ini Pnt Eklesia Nathalie Binsyobi Rumbarar masih dipercayakan menjadi anggota Pokja MODP untuk periode 2022-2026, dan sebagai Ketua KPPW Manado Timur 2, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris KPPW Manado Timur 2 Periode 2018-2021.
“Bangga dan bersyukur tentunya karena bisa menjadi bagian dari Pemuda GMIM menjalankan roda pelayanan untuk obor Pembangunan meski banyak tantangan dan rintangan, tapi sangat disyukuri karena masa muda dipakai untuk melayani Tuhan dan sesama” ungkap Penatua Pemuda yang memiliki kegemaran bernyanyi hingga tergabung dalam Manado Music Creative sejak 2020 dan Anggota LPPD Sulut 2022 (Paduan Suara Wanita.
Selain melaksanakan tugas panggilan pelayanan dalam lingkup GMIM, Pnt Eklesia Nathalie Binsyobi Rumbarar juga mengeluti pekerjaan di bidang Swasta khususnya di Education Center.
“Ketika masih muda, pakailah waktu yang Tuhan berikan dengan sebaik-baiknya, manfaatkan setiap kesempatan untuk mengembangkan diri menjadi lebih baik,” ucap Anggota Korps Sukarela Palang Merah Kota Manado.
Menurut Anggota Gema Sangkakala Female Choir ini, anak muda perlu mengasah setiap potensi diri, karena menurutnya semakin mengenal siapa 'aku' dan tujuan kita diciptakan, jangan biarkan dunia membawa kita jauh dari Tuhan.
Penatua Pemuda yang juga aktif dalam organisasi kepemudaan di GAMKI Manado, mengajak seluruh pemuda GMIM agar belaja untuk jadi anak muda yang mencintai Firman Tuhan, anak muda yang bisa jadi teladan, mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama, biarkan masa mudamu dipakai untuk kemuliaan nama Tuhan.
“Letakkan setiap harapanmu sebagai anak muda dalam tangan Tuhan, karena dalam Tuhan segala sesuatu itu pasti,” ajaknya..
Hal tersebut sesuai dengan Firman Tuhan yang tertuang dalam Mazmur 119:9 berkata “Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuan bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu”