Skip to Content

CHRESTIAN ROBOT | Masa Muda Adalah Waktu Yang Tepat Untuk Membangun Karakter

July 16, 2025 by
| No comments yet

PROFIL SOBAT OBOR

Chrestian Robot, seorang pemuda kelahiran 26 Desember 1990 yang berasal dari Desa Popontolen, Kecamatan Tumpaan, dikenal sebagai sosok yang sangat aktif dalam pelayanan gereja dan kehidupan rohani. Meskipun bekerja sebagai pegawai swasta dengan latar belakang pendidikan S1 Ekonomi, Chrestian selalu memprioritaskan pelayanan kepada Tuhan dan sesama dalam setiap langkah hidupnya.

Saat ini, Chrestian menjabat sebagai Ketua Komisi Pemuda Jemaat GMIM Mahanaim Popontolen serta Ketua Komisi Pemuda Wilayah Tatapan Indah periode 2022-2026. Sebelumnya, ia juga memimpin Pemuda Jemaat GMIM Mahanaim Popontolen pada periode 2018-2022.

Dalam peran-peran tersebut, Chrestian memiliki tanggung jawab besar untuk memberdayakan pemuda gereja agar lebih aktif dalam pelayanan, pengembangan iman, serta berkontribusi positif dalam masyarakat. Baginya, pelayanan kepada Tuhan melalui gereja adalah cara untuk memberikan makna lebih dalam kehidupan ini.

Chrestian mengungkapkan bahwa perjalanan panjangnya dalam pelayanan gereja sudah dimulai sejak ia bergabung dengan Pemuda GMIM lebih dari 16 tahun yang lalu.

“Selama 16 tahun menjadi anggota Pemuda GMIM, saya banyak belajar tentang berbagai aspek kehidupan. Mulai dari penguatan iman, pengembangan diri, pergaulan yang sehat, hingga bagaimana cara berorganisasi yang baik,” katanya.

Menurutnya, masa muda adalah waktu yang tepat untuk membangun karakter, memperdalam hubungan dengan Tuhan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Oleh karena itu, Chrestian berusaha keras untuk membimbing dan menginspirasi pemuda lainnya agar lebih terlibat dalam pelayanan gereja dan memberi dampak positif bagi sesama.

Sebagai Ketua Komisi Pemuda di Jemaat GMIM Mahanaim Popontolen, Chrestian memiliki visi untuk menciptakan lingkungan gereja yang ramah bagi pemuda, di mana mereka dapat berkembang, bertumbuh dalam iman, dan aktif dalam pelayanan. Ia selalu berusaha untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, saling mendukung, dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi Tuhan.

“Pelayanan adalah panggilan hidup yang saya pegang teguh. Dalam setiap pelayanan, kita tidak hanya memberikan waktu, tenaga, dan pemikiran, tetapi kita juga memberi diri sepenuhnya kepada Tuhan dan sesama. Itulah yang membuat pelayanan itu menjadi berarti,” ungkapnya dengan penuh keyakinan.

Selain perannya di jemaat, Chrestian juga aktif dalam berbagai kegiatan di tingkat wilayah, di mana ia menjabat sebagai Ketua Komisi Pemuda Wilayah Tatapan Indah untuk periode 2022-2026. Dalam peran ini, ia bekerja sama dengan pemuda dari berbagai jemaat untuk menyelenggarakan kegiatan yang mempererat hubungan antar jemaat, serta menumbuhkan semangat pelayanan dan pengembangan iman di kalangan pemuda.

Chrestian meyakini bahwa pelayanan adalah cara untuk menumbuhkan iman dan menciptakan perubahan yang lebih baik di dunia ini.

“Pelayanan bagi saya adalah cara untuk mengabdi kepada Tuhan dan sesama. Ketika kita melayani, kita mengasihi Tuhan dan kita mengasihi sesama. Itulah yang menjadi dasar setiap tindakan kita sebagai orang Kristen,” jelasnya.

Meskipun sangat sibuk dengan kegiatan pelayanan, Chrestian juga mengutamakan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan rohaninya. Ia percaya bahwa pekerjaan sebagai pegawai swasta dan pelayanan gereja tidak harus bertentangan.

“Bagi saya, pekerjaan adalah salah satu bentuk pelayanan kepada Tuhan juga. Setiap pekerjaan yang dilakukan dengan sepenuh hati adalah sebuah bentuk pengabdian. Jadi, pelayanan tidak hanya terjadi di gereja, tetapi juga di tempat kerja, keluarga, dan masyarakat,” kata Chrestian.

Chrestian memiliki motto hidup yang sangat menginspirasi, yaitu, “Jadikan Tuhan Yesus segalanya dalam hidup.” Motto ini menjadi pegangan yang kuat dalam menjalani hidup sehari-hari. Baginya, setiap keputusan yang diambil, setiap langkah yang diambil, harus didasari oleh kasih dan kehendak Tuhan.

“Tuhan Yesus harus menjadi pusat dalam setiap aspek kehidupan kita. Ketika kita menjadikan-Nya segalanya dalam hidup, kita akan mampu menjalani segala tantangan dengan penuh keyakinan dan pengharapan,” ujar Chrestian.

BAGIKAN TERANG

Bagikan renungan ini

Sign in to leave a comment
PIERRE A. TENDEAN, SANG PAHLAWAN TAMPAN