Sobat Obor, Kita pernah mendengar idiom “Tidak ada makan siang yang gratis” atau “No free lunch”? ungkapan ini merupakan gambaran bahwa hal-hal yang tampak gratis selalu memiliki biaya yang harus dibayar oleh seseorang. Apalagi di tahun Politik. Adakah politikus yang memberi secara gratis? Demikian juga terjadi dalam dunia kerja. Di mana segala sesuatu nyaris diukur dengan materi, kerja dengan tulus menjadi sesuatu yang langka. Jika ada yang bekerja dengan ikhlas, maka akan dikatakan bodoh.
Coba kita pikirkan kembali, untuk apa kita bekerja seperti sekarang ini? Apakah karena dorongan dari dalam hati, paksaan dari orang lain, atau hanya untuk mendapatkan penghasilan dan pengalaman saja? Jika kamu mampu bekerja setulus hati, akan ada banyak hal positif yang kamu dapatkan. Mengapa bisa demikian? Dalam pekerjaan, kita selalu dituntut untuk melakukan yang terbaik dengan tujuan mencapai target yang telah ditetapkan. Tidak semua orang mencapai target dengan cara yang baik; ada yang melakukannya dengan tujuan ingin diakui kinerjanya oleh pemimpin, sehingga akan melakukan hal-hal yang tidak benar sekalipun.
Sebagai orang percaya, kita diajarkan untuk memiliki sikap yang tulus dalam pekerjaan bahkan dalam pelayanan. Sikap yang tulus berarti jujur, tidak pernah melakukan kebohongan atau manipulasi, tidak mencari perhatian manusia, dan melakukan segala pekerjaan serta pelayanan tanpa pamrih. Itulah juga yang menjadi harapan Yosafat saat memilih beberapa orang Lewi, imam dan kepala puak.
Sobat obor, Kesetiaan kita kepada Tuhan harus juga nyata dimana kita bekerja. Apapun pekerjaan kita bukan menjadi alasan bagi kita untuk semakin jauh dari Tuhan, justru pekerjaan kita itu semakin membuat kita dekat kepada Tuhan. Ketika kita bekerja dalam suatu pekerjaan, Kita harus ingat bahwa kita bekerja di ladang Tuhan dan kita adalah pekerja-pekerja Tuhan. Maka jangan ada dari antara kita yang minder, malu dengan profesinya, selama itu pekerjaan yang berkenan bagi Tuhan, tetaplah kita mensyukuri dan bersukacita dalam pekerjaan kita. Amin (BFP)